Saturday, November 22, 2008

Pendapat Ali Sina Tentang Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Islam

Silahkan akses tulisan Ali Sina di URL berikut ini:
http://mengenal-muhammad.t35.com/
http://admin2i2h.blogspot.com/2008/08/auwloh-sang-penipu-ulung-q-354.html

Tanggapan Saya,

Saudara Ali Sina,

Saya seorang muslim, yang Insya"allah saya muslim sejati (walaupun ilmu saya masih sangat sedikit). Saya sangat senang dan menghargai jerih payah, waktu dan tenaga anda untuk membuat tulisan2 ini.

Saya ada beberapa point setelah membaca beberapa tulisan saudara, sbb:

1. Kesan saya, bahwa tulisan anda cukup bagus. Tapi, kalau boleh jujur, dari berbagai tulisan, yg anda tulis seperti misalnya sejarah Nabi Muhammad SAW, dan berbagai fakta yg anda sampaikan, terkesan sangat emosional, sehingga objektifitas dan kebenaranya menjadi terkesan sangat lemah.

2. Saya hanya akan menggunakan logika yg paling sederhana saja, bahwa seandainya Nabi Muhammad SAW adalah seperti pendapat anda, maka bagaimana dengan hampir 1/3 umat manusia diseluruh dunia yg mengikutinya, dan bahkan jumlahnya makin bertambah dari waktu ke waktu?

3. Manusia secara alamiah menginginkan perdamaian, kebahagiaan, perlindungan dan kemakmuran dan bukan kehancuran atau kesengsaraan. Kalau melihat argumentasi saudara ttg Islam bahwa Islam adalah agama teroris, dsb, maka bagaimana pendapat saudara, mengapa Islam sudah lebih dari 1500 tahun yg lalu tdk pernah lapuk, bahkan semakin berkembang dan bertambah pengikutnya baik secara kuantitas maupun kualitasnya?

4. Kalau memang Awloh, Muhammad, dan Islam adalah biang keladi kejahatan dimuka bumi ini, mengapa tidak ada seorang manusiapun atau suatu kekuatan yg mampu menghancurkan Islam walaupun sedikit saja, atau paling tidak membuat Islam tidak bisa berkembang?

5. Kalau saudara tahu bahwa kunci semua kejahatan ini (menurut pendapat saudara) adalah Islam itu sendiri (Alquran), lalu mengapa sudah 1500 tahun tidak dihancurkan saja isi Alquran? Apa susahnya menghancurkan sebuah buku saja? Atau paling tidak, dirubah saja isinya?

Demikian saya sampaikan pendapat saya, mohon maaf apabila pertanyaan saya diatas menyinggung saudara Ali Sina, atau siapa saja yg membacanya.

Mohon tanggapanya.

Terimakasih.

Salam,
Mochamad Nasrun

No comments: